Sekilas Acara di Bulan Mei 2010
BERMULA DARI SENDANG DUREN
Bulan April akan segera berakhir , dan segera kita jelang Bulan Mei dimana dalam Gereja Katolik pada Bulan Mei ini merupakan bulan yg secara khusus untuk berdevosi kepada Bunda Maria. Pada Bulan ini pula banyak umat Katolik berduyun-duyun tuk berziarah di Gua Maria di Berbagai Tempat. Read the rest of this entry »
Biarlah Kebersamaan itu Tetap Terjalin
Decak kagum keluar dari berbagai hati dan pikiran segenap umat yang malam itu menyaksikan pementasan “Sendratari” yang dirangkai untuk melengkapi untaian perayaan Misa Pembukaan Novena Jumat Kliwon malam itu.
Diiring alunan tetabuhan seperangkat gamelan jawa yang dimainkan oleh Paguyuban Karawitan Sukolaras, paroki Wedi yang dipimpin langsung oleh Bp. Nuryanto, SSn, M. Hum, terasa makin syahdu menembus keheningan malam mengiringi para penari dari SMP Pangudi Luhur, Klaten asuhan dari Ibu Martha Endang Wartati, SPd yang pada malam itu merangkap sebagai piñata Tari bersama Bp.Wisnu Aji, Ssn.
Walaupun rangkaian acara sedikit ada perubahan dari yg telah direncanakan namun tak banyak perubahan, hanya semula direncanakan Sendratari akan digelar sebelum Perayaan ekaristi namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya digelar di akhir Perayaan ekaristi.
“Saya kira acara sudah selesai jadi kami sehabis misa langsung pulang, tapi begitu gamelan ditabuh akhirnya kami kembali lagi ke pelataran di depan Gua Maria” demikian ucap seorang pengunjung yang kebetulan dimintai pendapat lewat telpon oleh penulis yang akhirnya mereka pulang sampai acara benar benar selesai.
Menurut Ibu Marta Endang Wartati, SPd, pementasan Sendratari ini merupakan wujut kolaborasi dari berbagai unsur, coba kita simak saja dari crew inti saja begitu banyak dukungan teman-teman yang sebenarnya bukan orang Katolik saja, “Banyak temen-temen saya yg dari muslim ikut bergabung mendukung terselenggaranya pementasan ini, mereka sangat senang dan menikmati bisa membantu pementasan ini.” Demikian ditambahkan Mbak Endang. Dari kelompok Pangawit banyak yang dari saudara – saudara dari kalangan muslim, mereka juga sungguh malah bias menikmati betapa indahnya kegiatan kerohanian di kolaborasikan dengan unsur budaya setempat dan akhirnya begitu dalam bias diterima oleh umatnya.
Ada beberapa umat yg merasa bahwa sajian sendratari dirasa kok cuma sebentar malah ada yang menanyakan katanya setelah selesai akan dilanjutkan klenengan sampai jam 12 malam tapi setelah sendratari selesai ternyata bubar, setelah di konfirmasi ke panitia ternya memang ada miskomunikasi, memang seharusnya rencana akan dilanjutkan klenengan dan kebetulan karena juga sudah kelelahan mempersiapkannya.
Memang sebenarnya dari pagelaran kali ini kita juga dapat memetik beberapa manfaat salah satunya nilai kebersamaan , dari persiapan, pelaksanaan hingga akhir pementasannya sendiri, begitu banyak orang terlibat langsung maupun tak langsung.
Suatu event yang sangat baik untuk ditindak lanjuti di kemudian hari bahkan satu kegiatan yg sejak dulu dilaksanakan di Sriningsih dan akhirnya menjadi ikon Sriningsih di mata orang luar yaitu Arak-arakan Oncor mungkin bias diolah dan dikolaborasikan dengan seni budaya setempat seperti Sendratari ini, demikian angan-angan yg dituturkan oleh Mbak Endang. Semoaga menjadi suatu kenyataan perwujututan berbagi kasih kepada sesama.
Berkah Dalem
Mas Bagus

Menjadi Keajaiban [SKDAG517]
Diri kita adalah KEAJAIBAN, percayalah bahwa kita dapat membuat KEAJAIBAN dengan berpikir, berdoa, percaya, bekerja dan membantu orang lain (Tetty Wijaya). Read the rest of this entry »
Sukses Membutuhkan Usaha! [SKDAG519]
Sukses harus didahului oleh usaha. Satu-satunya kata ‘sukses’ ada di depan ‘usaha’ hanya di dalam kamus. Read the rest of this entry »
Pengendalian Diri [SKDAG516]
04 Februari jam 8:28
Salah satu kelemahan mendasar manusia adalah ketidakmampuannya dalam mengendalikan diri. Tanpa pengendalian diri, semua yang direncanakan menjadi hancur.
Read the rest of this entry »
