Archive for February, 2010
Biarlah Kebersamaan itu Tetap Terjalin
Decak kagum keluar dari berbagai hati dan pikiran segenap umat yang malam itu menyaksikan pementasan “Sendratari” yang dirangkai untuk melengkapi untaian perayaan Misa Pembukaan Novena Jumat Kliwon malam itu.
Diiring alunan tetabuhan seperangkat gamelan jawa yang dimainkan oleh Paguyuban Karawitan Sukolaras, paroki Wedi yang dipimpin langsung oleh Bp. Nuryanto, SSn, M. Hum, terasa makin syahdu menembus keheningan malam mengiringi para penari dari SMP Pangudi Luhur, Klaten asuhan dari Ibu Martha Endang Wartati, SPd yang pada malam itu merangkap sebagai piñata Tari bersama Bp.Wisnu Aji, Ssn.
Walaupun rangkaian acara sedikit ada perubahan dari yg telah direncanakan namun tak banyak perubahan, hanya semula direncanakan Sendratari akan digelar sebelum Perayaan ekaristi namun dengan berbagai pertimbangan akhirnya digelar di akhir Perayaan ekaristi.
“Saya kira acara sudah selesai jadi kami sehabis misa langsung pulang, tapi begitu gamelan ditabuh akhirnya kami kembali lagi ke pelataran di depan Gua Maria” demikian ucap seorang pengunjung yang kebetulan dimintai pendapat lewat telpon oleh penulis yang akhirnya mereka pulang sampai acara benar benar selesai.
Menurut Ibu Marta Endang Wartati, SPd, pementasan Sendratari ini merupakan wujut kolaborasi dari berbagai unsur, coba kita simak saja dari crew inti saja begitu banyak dukungan teman-teman yang sebenarnya bukan orang Katolik saja, “Banyak temen-temen saya yg dari muslim ikut bergabung mendukung terselenggaranya pementasan ini, mereka sangat senang dan menikmati bisa membantu pementasan ini.” Demikian ditambahkan Mbak Endang. Dari kelompok Pangawit banyak yang dari saudara – saudara dari kalangan muslim, mereka juga sungguh malah bias menikmati betapa indahnya kegiatan kerohanian di kolaborasikan dengan unsur budaya setempat dan akhirnya begitu dalam bias diterima oleh umatnya.
Ada beberapa umat yg merasa bahwa sajian sendratari dirasa kok cuma sebentar malah ada yang menanyakan katanya setelah selesai akan dilanjutkan klenengan sampai jam 12 malam tapi setelah sendratari selesai ternyata bubar, setelah di konfirmasi ke panitia ternya memang ada miskomunikasi, memang seharusnya rencana akan dilanjutkan klenengan dan kebetulan karena juga sudah kelelahan mempersiapkannya.
Memang sebenarnya dari pagelaran kali ini kita juga dapat memetik beberapa manfaat salah satunya nilai kebersamaan , dari persiapan, pelaksanaan hingga akhir pementasannya sendiri, begitu banyak orang terlibat langsung maupun tak langsung.
Suatu event yang sangat baik untuk ditindak lanjuti di kemudian hari bahkan satu kegiatan yg sejak dulu dilaksanakan di Sriningsih dan akhirnya menjadi ikon Sriningsih di mata orang luar yaitu Arak-arakan Oncor mungkin bias diolah dan dikolaborasikan dengan seni budaya setempat seperti Sendratari ini, demikian angan-angan yg dituturkan oleh Mbak Endang. Semoaga menjadi suatu kenyataan perwujututan berbagi kasih kepada sesama.
Berkah Dalem
Mas Bagus

Menjadi Keajaiban [SKDAG517]
Diri kita adalah KEAJAIBAN, percayalah bahwa kita dapat membuat KEAJAIBAN dengan berpikir, berdoa, percaya, bekerja dan membantu orang lain (Tetty Wijaya). Read the rest of this entry »
Sukses Membutuhkan Usaha! [SKDAG519]
Sukses harus didahului oleh usaha. Satu-satunya kata ‘sukses’ ada di depan ‘usaha’ hanya di dalam kamus. Read the rest of this entry »
Pengendalian Diri [SKDAG516]
04 Februari jam 8:28
Salah satu kelemahan mendasar manusia adalah ketidakmampuannya dalam mengendalikan diri. Tanpa pengendalian diri, semua yang direncanakan menjadi hancur.
Read the rest of this entry »
Keanehan Waktu …[SKDAG515]
Waktu memang aneh, bila ditunggu lama jalannya, bila diabaikan ia berlalu dengan cepat. Ia tidak dapat dihentikan, semua orang mendapat yang sama. Gunakanlah waktu secara optimal !
Setiap orang mendapatkan waktu yang sama dari Tuhan, yaitu 24 jam dalam sehari; tidak ada yang lebih dan tidak ada yang kurang. Nah … sekarang Tuhan menyerahkan kepada kita masing-masing untuk memanfaatkan waktu tersebut; apakah waktu itu ingin kita gunakan secara optimal atau kita sia-siakan tanpa melakukan hal-hal yang berguna. Orang yang memiliki manajemen waktu yang baik dialah yang akan meraih keberhasilan.
Waktu itu memang aneh, saat kita menunggu sesuatu atau seseorang, maka kita merasakan bahwa waktu berjalan dengan sangat lambat. Tetapi saat kita sedang asik dengan sesuatu, misalnya asik ber FB atau asik nonton TV, eh … ternyata tidak terasa waktu telah berjalan dengan sangat cepat. Artinya waktu itu relatif, tergantung pada konsentrasi kita; saat konsentrasi kita ke waktu maka ia terlihat lama sekali jalannya, tetapi saat konsenrasi kita melakukan sesuatu tanpa memperhatikan waktu, maka ternyata ia berjalan cepat.
Tidak ada yang dapat menghentikan waktu, karena itu kita akan menyesal bila tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya. Peluang yang telah lewat tidak dapat kita kembalikan lagi dengan memutar kembali waktu kehidupan kita. Bila kita kehilangan uang maka kita masih dapat mencarinya lagi, tetapi bila kita kehilangan waktu, misalnya usia yang bertambah tetapi belum menghasilkan apa-apa, maka tidak ada cara untuk meraihnya kembali.
Jadi marilah kita menggunakan waktu secara optimal. Ada waktu untuk bekerja, bermain, dan beristirahat; gunakanlah secara seimbang, jangan berlebihan di salah satu bidang tertentu !
Catatan :
Bila anda ingin mendapatkan inspirasi singkat seperti di atas secara kontinu setiap hari langsung ke Inbox Message anda, silahkan click http://www.facebook.com/group.php?gid=126397013722, yaitu suatu group Inspirasi Singkat SKDAG.
Terimakasih
D. Agus Goenawan
Founder Group Inspirasi Singkat SKDAG
