Archive for the ‘Kesaksian’ Category

Perjalanan Sriningsih Dari Waktu ke Waktu

SENDANG DUREN
Pada awal tahun 1935, Romo D. Hardjosuwondo, SJ mengarahkan perhatiannya ke daerah sepanjang lereng bukit sebelah Selatan, dan membuka Stasi di sana, yakni Stasi Jali. Ternyata di daerah yang agak tandus ini, benih yang ditaburkan oleh Romo D. Hardjosuwondo, SJ dapat tumbuh dengan subur. Tanpa mengenal lelah, Romo D. Hardjosuwondo, SJ keluar masuk desa mewartakan sabda Tuhan. Beliau juga disertai oleh para pemuka umat Katolik Wedi, antara lain: Bapak Djarwoikromo, Bapak Karsowiharjo, Bapak Tjokraadmaja, Bapak Darmowiyoto, Bapak Lurah Jali (Bapak Wongsosentono, ayah alm. Mgr. Leo Soekoto, SJ uskup Agung Jakarta) dan beberapa orang lainnya. Sesudah mengajar agama di Jali, Romo D. Hardjosuwondo, SJ bermaksud membuat semacam “LOURDES” di daerah itu.
Read the rest of this entry »

Pengendalian Diri [SKDAG516]

04 Februari jam 8:28
Salah satu kelemahan mendasar manusia adalah ketidakmampuannya dalam mengendalikan diri. Tanpa pengendalian diri, semua yang direncanakan menjadi hancur.
Read the rest of this entry »

Sendang Sriningsih Tempatku Mengadu

Pengalaman iman ini aku tulis sebagai perwujudan rasa syukur dan terimakasih-ku atas begitu banyak dan indah pertolongan Bunda Maria atas doa-doaku kepada Tuhan Yesus Kristus di Sendang Sriningsih (Jali, Prambanan, Sleman–admin–). Ya, di tempat ini aku memiliki ikatan batin yang sangat kuat sehingga sampai aku dewasa, dimanapun aku berada, ketika aku berdoa rosario atau doa melalui Bunda maka batin dan pikiranku selalu melayang ke suasana di Sriningsih. Aku merasakan Bunda hadir dan mendengarkan keluh kesah-ku. Read the rest of this entry »

Sendang Sriningsih Tempatku Mengadu

Pengalaman iman ini aku tulis sebagai perwujudan rasa syukur dan terimakasih-ku atas begitu banyak dan indah pertolongan Bunda Maria atas doa-doaku kepada Tuhan Yesus Kristus di Sendang Sriningsih (Njali, Wedi, Klaten). Ya, di tempat ini aku memiliki ikatan batin yang sangat kuat sehingga sampai aku dewasa, dimanapun aku berada, ketika aku berdoa rosario atau doa melalui Bunda maka batin dan pikiranku selalu melayang ke suasana di Sriningsih. Aku merasakan Bunda hadir dan mendengarkan keluh kesah-ku.
Read the rest of this entry »

Ibu, Inilah Anakmu

Dimuat di Majalah Kuasa Doa Vol. 4, No. 8, Oktober 2009

By: Lini

Sudah lama aku tidak merasakan kehangatan seorang Ibu. Sudah tujuh tahun sejak aku meninggalkan rumah Mama. Di mulai ketika aku pindah keyakinan dan memilih jodohku sendiri sehingga aku harus meninggalkan rumah. Kangen? Tidak juga. Aku memang anak yang tidak baik dan tidak berbakti sampai aku tidak merasa kehilangan Mama. Sudah belasan tahun sejak mulai remaja aku kehilangan sosok seorang Ibu. Ibu yang dekat dengan anaknya bukan hanya memikirkan karir dan keinginannya semata. Read the rest of this entry »